Pembinanaan Bunda Paud Dan Pokja Bunda Paud Kota Langsa

Langsa – Pemerintah Provinsi Aceh bersama Pemko Langsa menggelar acara Pembinanaan Bunda Paud Dan Pokja Bunda Paud Kota Langsa dibuka langsung oleh Bunda Paud Aceh Ibu Dyah Erti Idawati yang didampingi Bunda Paud Kota Langsa Ibu Nadia Anwar, yang turut dihadiri Pimpinan OPD, Tim Pokja Bunda Paud Aceh, Tim Pokja Bunda Paud Langsa, Bunda Paud Kecamatan dan Gampong se-Kota Langsa bertempat di Aula Setdakot Langsa. Kamis (09/12/2021)

Dalam sambutannya Diah Erti Idawati mengatakan, Paud holistik integratif adalah upaya penanganan anak usia dini secara utuh (menyeluruh) yang mencakup layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan , untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat.

Tujuan Paud holistik integratif, secara umum adalah terselenggaranya layanan pengembangan anak usia dini holistik-integratif, menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Adapun secara khusus PAUD holistik integratif bertujuan untuk: (1) terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini secara; (2) terlindunginya anak dari segala bentuk kekerasan, BUNDA PAUD ACEH penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi di manapun mereka berada; (3) terselenggaranya pelayanan anak usia dini secara terintegrasi dan selaras antar lembaga layanan terkait, sesuai kondisi wilayah; dan (4) terwujudnya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan pemerintah daerah. Tuturnya.

Dikatakan, Pelaksanaan PAUD holistik integratif dilakukan secara simultan, sis tematis, menyeluruh, terintegrasi dan berkesinambungan untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal demi mewujudkan anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai generasi masa depan yang berkualitas dan kompetitif. Pengembangan PAUD holistik integratif juga bertujuan memenuhi 5 pilar hak anak. Mulai dari hak anak untuk terhindar dari penyakit, serta hak terpenuhinya kecukupan gizi agar dapat bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan otaknya dengan maksimal.

Pada kesempatan yang sama Nadia Anwar menambahkan, Dengan adanya pertemuan ini, maka kita sebagai Bunda Paud mempunyai peran penting mendorong partisipasi dan peran serta masyarakat dalam mendukung pembinaan penyelengaraan dan pengembangan layanan PAUD yang berkualitas.

Bunda Paud sangat berperan dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan Paud, mendorong peningkatan pengawasan di wilayah kerjanya terutama yang terkait proses pembelajaran dan bahan pengajaran yang terbebas dari kekerasan Fisik, Psikologis, Radikalisme, Pornografi, dan Sara. Tutupnya.

Leave a Reply