trtrt

Wujudkan Pendidikan Politik Cerdas Bagi Masyarakat

Langsa –  Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, mengatakan, untuk menghasilkan pemimpin atau wakil rakyat yang berkualitas perlu mewujudkan pendidikan politik yang cerdas bagi masyarakat dalam melaksanakan demokrasi berkualitas juga.

Demikian dikatakan, walikota pada acara pelantikan 15 panitia pengawas pemilu kecamatan (Panwaslucam) se-Kota Langsa, di Aula Hotel Kartika Langsa.Pelantikan panwasli ini langsung dilakukan oleh Ketua Panwaslu Kota Langsa, Muhammad Khairi dan dihadiri sejumlah kepala SKPK dan camat.

Dikatakan, proses penyelenggaraan pemilu pastinya ada hiruk-pikuknya atau plus minus, sebagai penyelenggaran pemilu sudah menjadi tanggung jawab kita untuk mensukseskannya. Namun, harus diantisipasi srjak dini sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Biasanya potensi yang terjadi selama penyelenggaraan pemilu yakni seperti daftar pemilih sering menjadi temuan setiap tahun, dan juga terjadinya kerusakan pada alat  peraga serta politik uang.Karenanya, persoalan seperti itu jangan sampai terjadi sehingga dapat mengacu terjadinya konflik.

Untuk itu, sebagai penyelenggaran pemilu kita harus bisa memberikan pendidikan politik yang cerdas agar masyarakat kita tidak tergiring yang negatif. Tujuannya, untuk masyarakat kita agar memilih sesuai hati nurani bukan karena sesuatu yang diberikan dan jangan sampai menanam kebencian serta saling menjatuhkan seseorang dalam kampanye nantinya.

Jadi, persoalan ini menjadi tugas kita untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat lebih cerdas dalam memilih calon pemimpinnya atau wakil rakyatnya di parlemen. Serta menjadi tanggung jawab kita agar masyarakat dapat memilih secara rasional.

“Ya, jangan sampai masyarakat memilih orang yang tidak berkualitas karena memiliki uang tapi yang tidak memiliki uang berkualitas tidak terpilih.Kan ini sangat disayangkan sekali sehingga dapat berdampak kepada penyelenggara pemerintahan,”ujarnya.

Diharapkan, wujudkan pendidikan politik cerdas kepada masyarakat sehingga dapat tercipta sosok pemimpin yang berkualitas dan terus melakukan evaluasi serta bekerjalah secara profesional dan ikhlas demi mewujudkan kualitas demokrasi di negara kita menjadi baik.

trtrt

Ketua Panwaslu Kota langsa, Muhammad Khairi, sedang melakukan pelantikan sekaligus pengambilan sumpah terhadap 15 panwaslucam di Aula Hotel kartika Langsa, kamis (30/11).

Sementara, Muhammad Khairi mengatakan, pembentukan panwaslucam merupakan bagian dari kewenangan yang diatur dalam Pasal 103 Undang-Undang Nomor :7/ 2017 tentang pemilihan umum.

Dikatakan, dalam proses rekrutmen panwaslucam sampai dengan penetapan tentunya Panwaslu Kota Langsa mengedepankan pertimbangan kemudahan (simplicity), kecepatan proses, kehati hatian, transparansi, dan akuntabibilitas sesuai dengan amanah Bawaslu Republik Indonesia.

Sejalan dengan tahapan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang sudah berjalan maka Panwaslu kota Langsa menyegerakan pembentukan Panwascam agar proses tahapan pemilu benar-benar mendapatkan pengawasan secara melekat pada setiap tingkatan guna memastikan penyelengaraan pemilu berjalan sesuai dengan aturan.

Pengawasan Pemilu akan menitik beratkan pada aspek aspek  preventif, berupa pencegahan pelanggaran pemilu yang dimungkinkan akan terjadi pada setiap tahapan pemilu yang sudah mulai berjalan.Dalam menjalankan tugas dan fungsinya kedepan  lembaga Panwaslu Kota Langsa dan jajarannya tentu tidak akan mampu dijalankan oleh lembaga ini sendiri namun  membutuhkan dukungan Pemerintah dan Stock Holder yang ada dalam setiap tingkatan.

Karena Proses penyelenggaraan Pemilu dalam mewujudkan tatanan Demokrasi di Indonesia menjadi tanggung jawab semua warga Negara Indonesia yang diatur dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia.(kominfo)

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *