Apel Penyerahan SK Kenaikan Pangkat

Wakil Walikota Langsa Dr. H Marzuki Hamid, MM, membuka dan memberi arahan dalam Penyerahan SK Kenaikan Pangkat bertempat di Halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Langsa, Senin (01/04/2019).

Langsa – Apel Penyerahan SK Kenaikan Pangkat secara simbolis Gol. III/d kebawah oleh Wakil Walikota Langsa Dr. H Marzuki Hamid, MM bertempat di Halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Langsa, Senin (01/04/2019).

Adapun jumlah pegawai yang menerima SK kenaikan pangkat tahap ini berjumlah 248 yaitu Golongan III sebanyak 159, Golongan II sebanyak 84, Golongan I sebanyak 5 orang.

Dalam arahannya Marzuki Hamid menyampaikan, tidak semua pegawai dapat kenaikan pangkat, seiring dengan kenaikan pangkat saya harap ada perubahan peningkatan kinerja untuk yang lebih baik guna bersyukur dan rasa tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada bapak ibu.

Jadilah pegawai yang disukai pemimpin jangan jadi pegawai “oskadon” membuat sakit kepala atasan, teman sekantor, teman sesama pegawai dan bahkan masyarakat.

Wakil Walikota Langsa Dr. H Marzuki Hamid, MM, menyerahkan langsung SK Kenaikan Pangkat di Halaman Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Langsa, Senin (01/04/2019).

Mari kita lanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan, mari kita terus membangun. Masa sekarang jauh berbeda dibandingkan dengan masa yang dahulu dimana penjajahan yang menghambat pertumbuhan pembangunan, sekarang kita dapat bekerja dengan aman tampa ada intimidasi seperti dahulu.

Yang diharapkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terus aktip pada setiap kegiatan-kegiatan yang sedang digagas pemerintah guna untuk menunjukkan perubahan yang lebih baik.

Saya tau ada pegawai yang sama sekali tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan yang digagas pemerintah, selaku pegawai bukan hanya tugas kantor yang menjadi prioritas namun kegiatan diluar kantor dalam lingkungan masyarakat dimana kita tinggal, ini merupakan bentuk sikap pegawai peduli lingkungan dan menjadi contoh tauladan yang baik dimata masyarakat.
Sangat disayangkan jika pegawai kita yang digaji pemerintah namun tidak peduli atau respon terhadap kegiatan pemerintah itu sendiri, sikap ini merupakan pencitraan yang buruk dimata masyarakat.

Pegawai jangan menjadi orang asing dan jauh dari mesjid, jangan sampai melanggar hukum, melanggar syariah.

Seperti kita tahu pemilu didepan mata, pegawai tidak boleh golput, pegawai jangan membudidayakan budaya wani piro, jangan pernah jual suara anda. Jika saya temukan ditengah-tengah masyarakat kelakuan seperti ini, ASN akan ditindak tegas bahkan akan dicopot.

Leave a Reply