BKKBN Aceh Gelar Pelatihan SIGA


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Langsa Suriyatno, AP. MSP membuka sekaligus memberikan kata sambutan di acara Pengelolaan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) yang di selenggarakan oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh bertempat di Aula Setdakot Langsa, Kamis (28/2/2019).

Langsa – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menggelar pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) di Kota Langsa, pada Kamis (28/2/2019).

Kegiatan yang sama juga telah berlangsung di Kota Sabang, beberapa waktu lalu. Acara yang dihadiri 51 peserta dari pejabat unsur OPD KB Langsa, petugas pencatan dan laporan, PLKB/PKB, Kominfo dan Faskes, dibuka oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Langsa, Suriyatno, AP.MSP, dihadiri Kasubbid Data dan Informasi ADPIN (Advokasi, Penggerakan, dan Informasi) Perwakilan BKKBN Aceh, Zulfadli SE, Sekretaris dan Kabid OPD Kota Langsa.

Dalam sambutannya Suriyatno, AP.MSP. mengatakan, SIGA adalah hal yang baru dalam sebuah penyelenggaraan program di Aceh, khususnya di Kota Langsa.

“Di kota besar bukan hal yang baru. Tetapi untuk Aceh dan Kota Langsa ini hal baru. Suatu kebanggaan bagi kita karena Kota Langsa menjadi pilot project SIGA. Selain Langsa, Kota Sabang juga menjadi daerah uji coba. Apresiasi kita ucapkan kepada Pemerintah Aceh dalam hal ini BKKBN karena sudah memilih Langsa sebagai daerah uji coba SIGA,” ucapnya.

Lanjut Suriyatno, hal ini bisa terwujud karena adanya analisis, perkembangan data informasi keluarga pendataannya lebih baik di Kota Langsa, khususnya di bidang keluarga berencana.

“Saya menganggap ini kegiatan pengelolaan SIGA ini sangat penting karena menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan upaya-upaya pengambilan kebijakan. SIGA juga merupakan langkah besar ketika data-data yang terkait dengan program BKKBN yang tatanan konsep informasi data sudah berbasis digital,” ujarnya.

Masih kata Suriyatno, Langsa akan menjadi kota Smart City yang mana semua aktifitas pemerintahan dapat dipantau. Ini untuk menunjang e-government.

“Yang terbaru sistem retribusi sudah berbasis data online yang setiap saat/real-time dapat dipantau,” imbuh Suriyatno.

Sementara itu, Kasubbid Datin Adpin Perwakilan BKKBN Aceh, Zulfadli SE, mengatakan, kegiatan ini dalam rangka persiapan pelaksanaan pelaporan SIGA.

“Jadi kegiatan ini lebih ke evaluasi ujicoba 2018 lalu dan pemantapan aplikasi SIGA untuk tahun 2019”.

Leave a Reply