Deklarasi Pencanangan Dan Penandatanganan Zona Intergritas Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa

Walikota langsa Tgk. Usman Abdullah, SE, mengabadikan momen bersama Ketua Mahkamah Syar’iyah, Yedi Suparman, S.H.I, MH, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M. Tr.(Han), Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Ikhwan Nul Hakim, SH, Ketua Pengadilan Negeri Langsa Dr. Nurmaningsih Amriani, SH, MH, dan Ketua MPU Kota Langsa Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA dalam acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Lingkup Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa di Gedung Kantor Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa. Kamis (24/10/2019).

Langsa – Walikota langsa Tgk. Usman Abdullah, SE, Ketua Mahkamah Syar’iyah, Yedi Suparman, S.H.I, MH, Komandan Kodim 0104/Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M. Tr.(Han), Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Ikhwan Nul Hakim, SH, Ketua Pengadilan Negeri Langsa Dr. Nurmaningsih Amriani, SH, MH, dan Ketua MPU Kota Langsa Tgk. Dr. H. Zulkarnain, MA menandatangani Piagam Pencangan Pembangunan Zona Integritas di Lingkup Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa di Gedung Kantor Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa. Kamis (24/10/2019).

 

Dalam kata sambutannya Walikota Langsa menyampaikan, Selamat dan sukses atas pelaksanaan penandatangan zona integritas di Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa. Ini merupakan wujud komitmen yang kuat dari lembaga, pimpinan, dan pegawai di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa dalam mewujudkan wilayah yang bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

Pencanangan zona integritas ini sebagai salah satu tahap bahwa reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik sedang berjalan di lembaga ini, Mudah-mudahan ini tidak sekedar asromanial, tetapi sungguh-sungguh dapat diwujudkan sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah dan negara semakin kuat.

Usman juga menjelaskan, Pencanangan zona integritas yang dilakukan secara terbuka ini merupakan bentuk pelibatan masyarakat dan pihak dalam memantau, mengawal dan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diberikan oleh Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa. Dengan pelibatan masyarakat dan pihak lain dalam proses pengawasan maka akan mendorong pimpinan dan seluruh pegawai di Mahkamah Syar’iyah ini untuk bekerja penuh dedikasi, profesionalitas, kredibilitas, dan ikhlas.

Walikota langsa Tgk. Usman Abdullah, SE, menandatangani Piagam Pencangan Pembangunan Zona Integritas di Lingkup Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa di Gedung Kantor Mahkamah Syar’iyah Kota Langsa. Kamis (24/10/2019).

Bangsa indonesia saat ini krisis nilai-nilai keutamaan hidup, kejujuran menjadi langka dan orang yang jujur justru cenderung dimusuhi. Ini masalah kronis yang jika dibiarkan terus akan merusak sendi-sendi kehidupan bangsa bahkan bisa merubuhkan bangunan ke-Indonesia-an kita. Oleh karena itu maka sudah sepantasnya jika korupsi masuk kategori sebagai kejahatan yang luar biasa yang pantas untuk dihukum seberat-beratnya. Tambahnya.

Selain itu Usman juga mengatakan, korupsi, penyakit lain di jajaran birokrat kita adalah gaya feodal dan minta dilayani, bukan melayani. Gaya seperti itu tentu sudah tidak sesuai dengan semangat reformasi birokrasi yang menuntut birokrat sebagai pelayan rakyat yang seharusnya mempermudah, bukan mempersulit urusan rakyat.

Dengan pencanangan dan penandatangan piagam zona integritas ini menjadi pengingat bagi kita selaku abdi negara untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya, seadil-adilnya, dan sejujur-jujurnya. Kita harus mempunyai kesadaran bahwa ketidak jujuran walaupun ditutup-tutupi suatu saat pasti akan terbuka juga. Demikian juga kalau kita mempersulit urusan orang lain, maka Allah akan mempersulit urusan kita juga. Tegasnya.

Leave a Reply