Dishub Langsa Gelar Pelatihan Juru Parkir

Wakil Walikota, Dr H Marzuki Hamid, MM memberi kata sambutan pada acara pelatihan juru parkir di Aula Cakra Donya, Senin (08/07/2019).

Langsa – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Langsa, menggelar pelatihan juru parkir di Aula Cakra Donya, Senin (08/07/2019). Pelatihan itu dibuka langsung oleh Wakil Walikota, Dr H Marzuki Hamid, MM sekaligus menyematkan secara simbolis tanda peserta.

Dalam sambutannya, Marzuki Hamid, mengatakan, pelayanan publik merupakan prioritas utama dalam reformasi birokrasi, maka kita harus terus melakukan terobosan dalam rangka percepatan dalam upaya peningkatan pelayanan publik dilingkungan Pemko Langsa. 

“Kita tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang telah kita raih selama ini, tapi bagaimana upaya untuk meneruskan dan meningkatkan kinerja.

Karena masih banyak kekurangan dan kelemahan yang kita jumpai, sehingga belum maksimal memenuhi kualitas pelayanan yang diharapkan masyarakat,”ujarnya.

Wakil Walikota, Dr H Marzuki Hamid, MM menyematkan tanda peserta pada acara pelatihan juru parkir di Aula Cakra Donya, Senin (08/07/2019).

Dikatakan, Pemko Langsa harus terus berbenah diri dalam penyediaan sarana prasaran, sumber daya manusia (SDM) dan penunjang lainnya melaksanakan VI misi Kota Langsa sebagai kota jasa.

Karena kota Langsa kini lebih dikenal sebagai kota jasa yakni jasa wisata, pendidikan, kesehatan, perdagangan dan industri. Selaku kota jasa kita harus mempersiapkan diri, kota kita harus tertib, harus bersih dan kita harus menjadi masyarakat yang ramah dan menjadi masyarakat yang tanggap serta sadar.

“Ya, minimal sadar akan sampah untuk kebersihan lingkungan dan sadar akan parkir sehingga tidak mengganggu fasilitas umum. Saya contohkan, saya ingin memarkirkan mobil, harus melihat apakah saat diparkir mengganggu kenyamanan orang lain apa tidak,”ujarnya. 

Sebab, kalau hal seperti ini saja tidak sadar bagaimana bisa kota Langsa menjadi kota jasa. Wisatawan lokal atau luar tidak mau datang berkunjung apabila kota Langsa ini semraut. Begitu juga dengan sampah, kalau jorok, kumuh ini akan berdampak negatif dan penilaian buruk dari wisatawan itu sendiri. 

Sebaliknya, bila kota Langsa aman, damai, tertib dan bersih, maka wisatawan akan merasa nyaman, akan merasa betah berada di kota Langsa dan akan menjadi nilai positif terutama masyarakatnya. Sehingga, kota Langsa akan semakin maju, akan semakin berkembang pada masa yang akan datang. 

Upaya Pemko Langsa melaui Dishub melakukan pembinaan dan pelatihan dengan harapan dapat menambah dan memperdalam pemaham para petugas juru parkir tentang prosedur serta teknik pengaturan lalu lintas khususnya pada bidang perparkiran. 

“Maka ikutilah pelatihan ini dengan seksama, saya yakin peserta pelatihan ini adalah bagian dari masyarakat kota Langsa yang sadar akan ketertiban. Kita juga harus menyadari bahwa perparkiran merupakan salah satu potensi pendapatan asli daerah (PAD) kedepan cukup menjanjikan, seiring berkembangnya perekonomian masyarakat yang semakin baik,”ujarnya lagi. 

Dalam laporan, Kepala Dishub setempat, Samsul Bahri, SE, mengatakan, tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan SDM bagi juru parkir, sehingga mampu meningkatkan pelayanan bidang perparkiran terhadap masyarakat tentang pemahaman dan meningkatkan perparkiran, jenis parkir dan pengaturan parkir, etika profesi dan pelayanan prima.

Leave a Reply