FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) RENCANA INDUK SMART CITY KOTA LANGSA TAHAP II TAHUN 2021

Plt. Kadis Komunikasi Dan Informatika Kota Langsa M. Husin, S.Sos, MM saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Penyusunan Rencana Induk Smart City Kota Langsa Tahap II, bertempat di Aula Hotel Harmoni. Selasa(13/07/2021).

Langsa – Pemko Langsa melalui Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Langsa bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika Dan Persandian Aceh menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Penyusunan Rencana Induk Smart City Kota Langsa Tahap II yang dibuka oleh Plt. Kadis Komunikasi Dan Informatika Kota Langsa M. Husin, S.Sos, MM turut dihadiri Peserta Perwakilan OPD, Diskominfo Aceh Timur, Diskominfo Aceh Tamiang, Universitas Samudra Langsa, IAIN Zawiyah Cot Kala, sebagai narasumber Kabid Layanan E-Government Diskominsa Aceh Hendri Dermawan, S.Kom dan Kabid Teknologi, Informasi dan Komunikasi Kota Langsa Reza Fahlevi, AP. MSP, bertempat di Aula Hotel Harmoni. Selasa(13/07/2021).

Dalam kata sambutannya Husin mengatakan, Kegiatan “Focus Group Discussion” (FGD) yang bertujuan untuk meningkatkan konsep Smart City sesuai dengan implementasi Qanun Kota Langsa No : 6 Tahun 2018 tentang RPJMD Kota Langsa Tahun 2017-2022. Salah satu Visi Kota Langsa yaitu Langsa Kota jasa yang berperadaban dan islami, bermakna sebagai kota yang menginginkan adanya perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Kemudian salah satu Misi yang merupakan penjabaran dari visi yaitu : Melanjutkan penataan birokrasi pemerintahan, sinkronisasi dan harmonisasi kerjasama pembangunan yang lebih responsif, efektif dan efesien, transparan serta akuntabel yang berbasiskan smart city dalam rangka mendukung pelaksanaan e-government. Lanjutnnya.

Kasi Pengembangan Ekosistem E-Government Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh  Muhammad Iman Jaya, ST dan Kabid Teknologi, Informasi dan Komunikasi Kota Langsa Reza Fahlevi, AP. MSP saat acara FGD Tahap II sedang berlangsung, bertempat di Aula Hotel Harmoni. Selasa(13/07/2021)

Sebagaimana kita ketahui bahwa konsep Smart City terdiri dari 6 dimensi, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, dan Smart Environment. Satu hal yang harus kita pahami bahwa melaksanakan konsep Smart City tidak hanya menjadikan IT dan solusi teknologi sebagai tujuan akhir, namun hendaknya fokus pada Inovasi dan terobosan-terobosan untuk menyelesaikan masalah prioritas serta mengembangkan sektor unggulan daerah, sehingga diharapkan pengembangan smart city akan menghasilkan smart people (SDM yang cerdas) dan smart society (Masyarakat yang cerdas). Jelasnnya.

Kemudian, Kita harapkan kedepan bukan hanya konsep smart city yang kita terapkan. Tetapi tidak terlepas dari smart kampung/smart village, yaitu:
1. Mengembangkan Kampung sebagai motivasi dengan menciptakan potensi lokal berkelas global;
2. Mewujudkan Hunian sehat untuk menghasilkan keluarga yang bahagia, sehat, dan cerdas;
3. Membangun tata Lingkungan sehat dengan baik.
4. Pemerintah Gampong yang cerdas dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan.
5. Masyarakat yang cerdas serta ekonomi yang tangguh dan sejahtera.

Besar harapan saya Kepada Seluruh Kepala OPD untuk mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, karena pada prinsipnya kita semua berkomitmen terhadap penerapan KONSEP SMART CITY di Kota Langsa. Kepada semua peserta FGD ini agar serius dan dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam penyusunan Smart City di Kota Langsa.

Leave a Reply