Lockdown, Pemerintah Kota Langsa Mempersiapkan Bantuan Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Yanis Prianto SE, M.Si Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Langsa

Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa akan menyediakan bekal bagi masyarakat berpenghasilan rendah andai nantinya diberlakukan lockdown di daerah tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Langsa, Yanis Prianto mengatakan, jika seandainya nanti diberlakukan lockdown, maka Pemko Langsa, akan memberikan bantuan sebesar Rp200 ribu/kepala keluarga (KK) per bulan. Namun, masyarakat yang mendapatkan bantuan itu adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Penerima ini nantinya tidak semua masyarakat. Karena tidak mungkin orang kaya mendapatkan bantuan itu. Bantuan yang diberikan nantinya dalam bentuk sembako,” ujar Yanis, Senin 30 Maret 2020.

Untuk itu, walikota juga telah memerintahkan kepada Dinas Sosial untuk melakukan verifikasi masyarakat yang kategori yang mendapatkan bantuan tersebut. Tujuannya, untuk mengetahui seberapa besar anggaran yang dibutuhkan.

Sedangkan menghadapi situasi yang sedang berjalan saat ini, Walikota Langsa, Usman Abdullah SE, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Diskoperindag UKM), diminta untuk melakukan pemantauan terhadap stok dan harga Sembako

“Diskoperindag UKM, diintruksikan untuk memantau ketersediaan bahan sembako dan harganya.Ini sesuai dengan intruksi walikota,” ujar Yanis Prianto.

Selain itu, Diskoperindag juga diminta memantau apakah ada pihak-pihak yang memainkan harga barang dan melakukan penimbunan logistik.

“Kita harap tidak ada yang mengambil keuntungan dalam kondisi seperti ini, sehingga masyarakat tidak dikhawatirkan dengan stok bahan sembako maupun melakukan manipulasi harganya,” ujarnya.

Kepada Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Langsa juga diminta untuk mengintruksikan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) agar menyediakan tempat cuci tangan sekaligus ruang sterilasasi nagi jemaah.

Sementata untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, karena sudah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, untuk memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan, seperti alat pelindung diri (APD) dan kebutuhan lainnya.

Untuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), akan terus memberikan imbauan maupun informasi tentang pencegahan virus Corona (Cobid-19) melalui media sosial dan videotron dan lainnya.

Selain itu, Pemko Langsa akan menyurati Pemerintah Aceh untuk berkoordinasi terkait dengan dana otonomi khusus (Otsus) yang bisa digunakan untuk penanganan Covid-19.

Diharapkan, kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik dalam menyikapi informasi-informasi virus Corona (Covid-19) dan bagi masyarakat yang keluarganya baru pulang dari luar daerah terjangkit agar segera melaporkan kepada perangkat gampong (desa) setempat.[habib/red 01]

Sumber: https://halaman7.com/2020/03/lockdown-langsa-siapkan-rp200-ribu-kk/

Leave a Reply