Malam Resepsi HUT Kota Langsa Ke 18

Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM saat menyampaikan sambutan pada Malam Resepsi Hari Ulang Tahun Kota Langsa Ke 18 di Meuligo Timue Langsa. Kamis (17/10/2019).

Langsa – Pemko Langsa menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penghargaan Masyarakat Teladan secara simbolis pada Malam Resepsi Hari Ulang Tahun Kota Langsa Ke 18 di Meuligo Timue Langsa. Kamis (17/10/2019).
Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM dalam kata sambutannya menyampaikan, Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena Kota Langsa pada hari ini tepat berusia 18 tahun. Penetapan tanggal 17 Oktober sebagai hari jadi Kota Langsa berdasarkan tanggal peresmian pembentukan Kota Langsa oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indones ia, Bapak Hari Sabarno, di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2001 dengan dasar hukum Undang-undang Nomor 3 tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Langsa.
Proses peningkatan status Kota Administratif (KOTIF) Langsa menjadi Kota Langsa tentunya membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang tidak ternilai harganya, banyak orang yang terlibat dalam perjuangan peningkatan status tersebut. Керada berjuang turut yang kami
mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
Bagi yang sudah Almarhum I Almarhumah, semoga amal perjuangan dicatat oleh Malaikat sebagai amal kebajikan dan kelak mendapatkan pahala dari Allah SWT. Tambahnya.
Kota Langsa bisa seperti saat ini juga tidak terlepas dari jasa Walikota/ Wakil Walikota terdahulu. Yang meletakkan dasar dalam membangun Kota Langsa ini. Kami melanjutkan
dan mengembangkan yang sudah dirintis para pemimpin terdahulu. Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
Marzuki juga menjelaskan, Kota Langsa saat ini terus berbenah untuk menjadi pesona di wilayah pesisir Timur Aceh, semua element masyarakat bersatu padu memadu daya untuk membangun
Kota Langsa tercinta ini. Kami bangga dengan inisiatif yang muncul dari komunitas ke-agamaan, pelajar, pemuda, aktivis pemberdayaan perempuan, penggiat lingkungan, aktivis masyarakat, pegiat seni, karyawan BUMN, BUMD, maupun swasta yang penuh kesadaran dan kerelawanan berinisiatif melakukan hal-hal positif untuk kemajuan Kota Langsa ini.
Semangat yang sama juga telah ditunjukkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintahan Gampong dalam wilayah Kota Langsa. Profesionalitas, komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik terus mengalami peningkatan. Hal tersebut salah satunya dibuktikan dengan beragam penghargaan yang diterima oleh Kota Langsa baik dari tingkat Provinsi maupun pusat pada periode 17 Oktober 2018 – 17 Oktober 2019.

Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM menyerahkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penghargaan Masyarakat Teladan pada Malam Resepsi Hari Ulang Tahun Kota Langsa Ke 18 di Meuligo Timue Langsa. Kamis (17/10/2019).

Saat ini kita juga sedang dalam proses penilaian untuk Adipura dan Anugerah Pesona Indonesia (API) Ke-IV Tahun 2019 dengan kategori Ekowisata Terpopuler. Dukungan dapat dilakukan dengan cara Ketik API (spasi) 9E kirim ke 99386 melalui SMS, vote juga dapat dilakukan dengan mendown load aplikasi Praja TV dan API 50X.
Kita butuh kebersamaan, kerja keras, dan kerja ikhlas serta dukungan semua pihak agar penghargaan tersebut dapat kita raih. Memang piala atau piagam bukan lah tujuan utama kita,
tetapi setidaknya dapat meningkatkan rasa bangga dan cinta pada kota ini serta memotivasi kita untuk berbuat lebih baik lagi. Ajak marzuki.
Yakinlah, bahwa kebaikan dan keikhlasan akan beresonansi dan menggetarkan jiwa orang lain untuk ikut bergerak melakukan kebaikan juga. Oleh karena itu, jangan berhenti berbuat baik walaupun direndah kan, difitnah atau dibully. Mari terus berbuat kebaikan walaupun itu sederhana, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat kita masing- masing.
Sebagai bentuk rasa syukur kita dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Langsa Ke-18 tahun ini. Pemerintah Kota Langsa didukung berbagai komunitas dan Pemerintah Aceh menggelar berbagai macam kegiatan, seperti :
Pengajian Umum Dan Tabligh Akbar, Langsa Adventure Bike Ke-5, Cross Country, Langsa-Aceh Forest Explorer Ke-6, Olah Raga Berkuda, serta Event Pameran Pemerintahan Dan Pembangunan Gampong (Gampong Fair I).
Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan untuk semakin mengenalkan Kota Langsa sebagai destinasi wisata baru. Dengan beragam usaha yang kita lakukan, alhamdulillah Langsa Mangrove Forest Park saat ini sudah semakin dikenal, bukan hanya di Aceh dan sekitarnya, tetapi sudah tingkat nasional, bahkan dunia. Di masa mendatang Langsa Mangrove Forest Park sangat potensial untuk menjadi pusat study mangrove dunia karena keberagaman spesies mangrove, burung migran, dan satwa endemiknya.
Saat ini telah tumbuh kelompok pengelola wisata minat khusus di gampong Sungai Lueng yang menawarkan wisata mancing, susur alur sambil melakukan pemantauan lumba-lumba endemik perairan Langsa dan burung migran. Wisata
jenis inilah yang sangat dinikmati wisatawan luar negeri karena sifatnya petualangan, unik, dan alami. Yang terpenting kita harus mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman pada
wisatawan. Adat Aceh peumulia jamee harus betul-betul dirasakan oleh wisatawan. Tegasnya.
Insya Allah, dengan hadirnya banyak wisatawan maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat, lapangan pekerjaan baru akan tercipta. Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut serta dan dalam menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan Kota yang kita cintai ini. Demi terciptanya Kota Langsa yang Indah, Nyaman, Dan Islami.

Leave a Reply