Marguh Juara Lari Marathon

LANGSA – Atlet PASI Banda Aceh, Marguh Simal Rege berhasil tampil sebagai juara lomba lari marathon 10 K, setelah mencatatkan waktu 38.12.67 detik, di Lapangan Merdeka Langsa, Minggu (22/10).

Posisi kedua ditempati M Harjani dari PASI Aceh Besar (39.59.79 detik), disusul Epong Sinaga dari Raider 112 (41.45.81 detik) di peringkat ketiga. Marathon ini diselenggarakan Pemerintah Aceh bekerjasama dengan Pemerintah Kota Langsa dalam rangka HUT Ke-16 Kota Langsa dan HUT Ke-72 TNI tahun 2017.

Sementara untuk lari marathon 5 K khusus pelajar Kota Langsa, juara pertama M Haris Arfianda dari SMA Negeri 2 Langsa (21,34 detik), urutan kedua Bahagia dari SMK Negeri 1 Langsa (21,53 detik). Nomor

tiga Fauzi Alnafis (MAN 2 Langsa) dengan waktu 22,1 detik. Juara keempat Arif Murtala dari SMPN 3 Langsa (22,16 detik), dan juarakelima M Nur dari SMA Negeri 2 Langsa dengan waktu 22,50 detik.

Start marathon 5 K dilepas Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, dan untuk lari marathon 10 K dilepas Danrem 112/Lilawangsa, Kolonel Inf Agus Firman Yusmono. Turut hadir Wakil Wali Kota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM. Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, Danyon Raider 111/Karma Bhakti, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Ketua DPRK Langsa, Burhansyah SH, Sekdako, Syahrul Thaeb SH MAP, serta Kadisporapar Langsa, Drs Syafrizal.

Kabid Pembinaan Peningkatan Prestasi Dispora Aceh, Ir Syaifullah MSi mengatakan, marathon 10 K ini adalah program Dispora Aceh dan lokasi pelaksanaannya berpindah-pindah di 23 kabupaten/kota setiap tahun. 2016 digelar di Aceh Jaya dan tahun ini dipilih Kota Langsa.

Lari marathon ini, tambah Syaifullah, dihususnya untuk atlet daerah Provinsi Aceh baik masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, TNI/Polri, dan lainnya. Kemudian pelaksanaan tahun ini di Langsa diikuti 792 orang yang mendaftar, jumlah ini lebih ramai dari Aceh Jaya tahun lalu.

Tahun 2018, Gubernur Aceh melalui Dispora Aceh akan menggelar lari marathon tingkat international di Kota Sabang. Sebagai persiapan, sekarang atlet binaan mulai mengikuti latihan di Sabang.

“Pelari tersebut sata ini ditangani pelatih dari Kenya dengan pusat latihan di Kota Sabang. Pelatih sengaja diambil dari Kenya, karena kita ketahui Kenya adalah negara penghasil pelari terbaik dunia,” jelasnya.

Kabid Olahraga Disporapar Langsa, Drs Muzakir M Adji melaporkan, lari 10 K total diikuti sebanyak 792 peserta, sedangkan marathon 5 K khusus pelajar Langsa diikuti sebanyak 1.675 peserta.

Untuk juara pertama 10 K menerima hadiah Rp 14.750.000, urutan kedua Rp 11.400.000, dan peringkat ketiga Rp 8.550.000. Sementara untuk lari marathon 5 K, juara pertama menerima hadiah uang tunai Rp 3.800.000, juara II Rp 2.850.000, juara III Rp 1.900.000, juara IV Rp 1.425.000, dan juara V Rp 950.000.(zb)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2017/10/24/marguh-juara-lari-marathon

Leave a Reply