MTQ Kota Langsa Ke-9

Pembukaan MTQ ke-9 Kota Langsa dibuka langsung oleh Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM, bertempat di lapangan Merdeka Kota Langsa, Jum’at (23/11/2019).

Langsa – Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Langsa ke 9 di lapangan Merdeka Langsa, Jum’at (23/11/2019) malam.

Demikian sambutan Marzuki Hamid, saat membuka MTQ Kota Langsa ke-9 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Langsa. Turut dihadiri para Kepala OPD lingkungan Pemko Langsa.

Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid,MM, mengatakan, kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ini jangan menjadi untuk ajang hanya untuk mengejar hadiah atau honor dan hura-hura, tapi jadikanlah moment kegiatan ini membentuk jiwa-jiwa qurani untuk menguatkan ukhuwah Islamiah yang dilandasi keikhlasan.

Kegiatan ini dimulai dengan parade devile kafilah dari halaman Pendopo Meuligoe Timur Langsa menuju tribun utama Lapangan Merdeka sembari diiringi dengan drumband.

Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM, memberikan langsung tanda pengenal kepada para peserta di acara MTQ Kota Langsa ke-9 yang bertempat di Lapangan Merdeka Kota Langsa (23/11/2018) malam.

Lebih lanjut Marzuki mengatakan, pelaksanaan MTQ selalu dilaksanakan mulai dari tingakat gampong (desa), kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, Nasional dan Internasional. Ini merupakan upaya Pemerintah untuk dapat mengamalkan isi kandungan Karenanya, bagi peserta agar tidak melihat perlombaan MTQ sebagai ajang hura-hura, mendapatkan hadiah dan lain tapi bagaimana kita untuk bisa lebih memahami isi Al-Quran sebagai pegangan hidup.

Apalagi, kegiatan MTQ ini selalu dilaksanakan pada setiap tingkatan baik gampong sampai internasional, tentu ini upaya dari pemerintah agar seluruh elemen masyarakat yang ada dalam setiap tingkatan itu dapat meningkatkan bacaan, pemahaman dan pengamalam dari Al-Quran. Pada akhirnya kita dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, inilah tujuan dan hakikat dalam pelaksanaan MTQ.

“Saya berpesan agar MTQ tidak dijadikan sebagai ajang hura-hura, tetapi hendaknya dijadikan untuk mensyiarkan agama Islam.
Ajang MTQ ini bukan tempat untuk berhura-hura dengan berharap sesuatu, namun harus berdasarkan niat yang ikhlas dan berharap ridha Allah SWT untuk mensyiarkan agama Islam,”ujarnya.

Selain itu, diharapkan agar para dewan hakim dapat melaksanakan tugasnya dengan jujur, amanah, objektif dan sportif, sehingga hasil pelaksanaan MTQ tidak diragukan. Serta mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Langsa untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan MTQ.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Drs H Ibrahim Latif, MM mengatakan, pelaksanaan MTQ ini bermaksud untuk menumbuh kembangkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Quran. Bertujuan, untuk mencari bibit unggulan yang akan mewakili Kota Langsa pada MTQ tingkat provinsi.

Pelaksanaan MTQ berlangsung selama tiga hari ini melombakan beberapa cabang, diantaranya tilawatil quran, hifzhil, tafsir, fahmil, syarhil, khattil dan musabaqah makalah Al-Quran.

Adapun peserta yang mengikuti MTQ berjumlah 244 peserta yang terdiri dari lima kafilah, yaitu kafilah Kecamatan Langsa Barat 49, Langsa Kota 53, Langsa Baro 47, Langsa Lama 51 dan kafilah Kecamatan Langsa Timur 44 peserta.

Leave a Reply