Pelatihan SDM Objek Wisata Bahari Kota Langsa

Drs. Abdullah Gade, M.Pd mewakili Walikota Langsa memberikan kata sambutan pada acara Pelatihan SDM Objek Wisata Bahari bertempat di Aula PLN Kota Langsa. Senin (22/07/2019).

Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE yang diwakili oleh Drs. Abdullah Gade, M.Pd memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara Pelatihan SDM Objek Wisata Bahari bertempat di Aula PLN Kota Langsa. Senin (22/07/2019).

Dalam kata sambutan usman abdullah yang dibacakan oleh Abdullah Gade menyampaikan, Pembangunan pariwisata memiliki arti yang sangat penting ditinjau dari berbagai aspek. Dari sisi ekonomi pariwisata, dalam beberapa tahun terakhir sektor pariwisata memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baik melalui devisa maupun perputaran ekonomi. Dapat membuka peluang usaha jasa pariwisata baik langsung maupun tidak langsung dan membuka peluang kerja yang sangat banyak.

Sektor pariwisata saat ini telah menjadi salah satu sektor industri yang perkembangannya tercepat di dunia. Di sejumlah Negara baik di Negara maju maupun di Negara-Negara berkembang, pariwisata digerakkan sebagai perekrut tenaga kerja yang sangat besar dan menjadi suatu sumber pendapatan ekonomi yang mampu untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya, Ungkapnya.

Dia juga menjelaskan, Untuk membangun sektor pariwisata ini tentunya kita harus berpegang pada prinsip pembangunan pariwisata yang berkelanjutan, yang didukung secara ekologis sekaligus layak secara ekonomi juga adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat. Demikian juga dengan Potensi Wisata Bahari di Kota Langsa merupakan salah satu program unggulan dan prioritas dalam pembangunan kepariwisataan yang saat ini sedang serius kita garap.

Drs. Abdullah Gade, M.Pd mengabadikan foto bersama peserta pada acara Pelatihan SDM Objek Wisata Bahari bertempat di Aula PLN Kota Langsa. Senin (22/07/2019).

Dengan arah pengembangan yang terdiri dari, pengenalan tempat tujuan wisata, dukungan bagi kampanye pelestarian lingkungan, dan peningkatan wisata budaya bahari. Namun tujuan tersebut hanya dapat terlaksana dengan sistem penyelenggaraan Pemerintahan yang baik (good governance) yang melibatkan partisipasi aktif dan seimbang antara pihak Pemerintah, swasta dan masyarakat.

Harapannya, Kebersamaan ke-3 (tiga) unsur ini dalam pengembangan industri pariwisata memiliki posisi yang sangat menentukan karena keterkaitannya secara langsung terlibat dalam berbagai aktifitas kepariwisataan. Harus kita sadari bersama, faktor utama yang harus diandalkan dalam upaya pengembangan sektor pariwisata termasuk wisata bahari tidak semata-mata kawasan wisata sarana dan pra-sarana yang lengkap atau budaya yang unik.

Keberadaan pramuwisata juga berperan penting dalam memberikan pelayanan bagi para wisatawan yang berkunjung, tanpa adanya keberadaan pramuwisata dapat dipastikan daya tarik wisata kurang lengkap. Oleh sebab itu, jika kita benar-benar ingin mengembangkan sektor pariwisata, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini pramuwisata harus mendapat perhatian.

Dia juga menyampaikan bahwa Langsa Mangrove Forest Park (Wisata Hutan Bakau Kuala Langsa) masuk dalam nominasi penerima Anugerah Pariwisata Indonesia (API). Untuk itu, saya mengharapkan kepada kita semua untuk berdoa dan mendukung agar Langsa Mangrove Forest Park (Wisata Hutan Bakau Kuala Langsa) keluar sebagai pemenang dalam ajang Anugerah Pariwisata Indonesia (API) tahun 2019 ini.

Dukungan dapat dilakukan dengan cara kirim pesan melalui SMS, ketik API (spasi) 9E kirim ke 99386, dukungan juga dapat dilakukan melalui Vote pada smart phone dengan cara mendownload aplikasi Praja TV, dengan cara memilih menu Ekowisata Terpopuler lalu pilih Mangrove Forest Park Kota Langsa. Ajaknya.

Leave a Reply