Perencanaan Pembangunan Fokus Tiga Sektor

Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid, MM, saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Musrenbang RKPD tahun 2019 di Aula Cakdon, Selasa (27/3/2018).

Langsa – Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid, MM mengatakan, perencanaan pembangunan kota Langsa pada tahun 2019 agar fokus pada tiga sektor yakni pendidikan, kesehatan dan pariwisata.

Karena tiga sektor ini sangat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pembangunan dan perekonomian masyarakat di daerah yang merupakan kota jasa.

Demikian disampaikan, Marzuki Hamid, saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2019 di Aula Cakdon, Selasa (27/3).

Dikatakan, musrenbang merupakan salah satu tahapan dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang secara rutin selalu dilaksanakan. Namun, pada proses penyusunan pembangunan tahun ini memiliki makna tersendiri bagi Pemko Langsa.

Selain itu, RKPD tahun 2019 ini merupakan tahun kedua penyusunan perencanaan pembangunan sesusai dengan visi pembangunan jangka menengah Kota Langsa tahun 2017-2022 yaitu mewujudkan Langsa sebagai kota jasa yang berperadaban dan Islami.

Kemudian, arah kebijakan yang akan ditempuh oleh Pemko Langsa selain tiga sektor dimaksud yakni mempercepat proses pembangunan infrasuktur daerah bidang perhubungan jalan, jaringan air bersih dan irigasi.

Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelaksanan syariat Islam, meningkatkan disiplin, sarana dan prasarana aparatur pemerintahan daerah, kuantitas dan kualitas perancanaan tata ruamg serta pengendalian kualitas lingkungan hidup, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

Serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan dasar dan rujukan, akses perempuan di semua bidang pembangunan dan fasilitas layanan pendamping terhadap anak dan kesejahteraan sosial sekaligus ekonomi masyarakat.

Kebijakan pembangunan Kota Langsa dimaksudkan agar terjadinya pemerataan pembangunan di seluruh sektor pembangunan yang berkeadilan antar wilayah baik kecamatan dan gampong (desa) dalam wilayah Pemko Langsa. “Kemakmuran yang berkeadilan merupakan jawaban terhadap berbagai permasalahan pembangunan yang masih menjadi tantangan besar bagi Pemko Langsa,”ujarnya.

Dia menambahkan, tantangan tersebut antara lain seperti tingkat konektivitas jalan antar kecamatan dan gampong, pendapatan perkapita masyarakat, derajat kesehatan masyarakat, tingkat pendidikan masyarakat, angka kemiskinan, tingkat pengangguran, kualitas lingkungan hidup dan ketaatan terhapan pemaanfaatan ruang.

Serta ketersediaan pembangunan infrasktur daerah lainnya yang harus segera disediakan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga pemerataan pembangunan itu sendiri dapat dinikmati oleh masyarakat.

Leave a Reply