Sosialisasi dan Fasilitasi HKI

Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, foto bersama dengan pihak penyelenggara sosialisasi dan fasilitasi HKI di Aula Hotel Harmoni Langsa, Kamis (27/9/2018).

Langsa – Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE membuka acara sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI) bagi pelaku usaha ekonomi kreatif yang berlangsung di Aula Hotel Harmoni Langsa, Kamis (27/9/2018).

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh tim lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta (LPPM) 2018 bekerjasama dengan badan ekonomi kreatif RI (Bekraf).

Dalam sambutannya, walikota, menyampaikan, apresiasinya kepada semua pihak yang telah hadir di Kota Langsa yang dikenal sebagai kota jasa, untuk memfasilitasi proses pendaftaran HKI bagi masyakarat yang bergelut didunia usaha.

“Saya sebagai walikota juga mewakili masyarakat, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara datang ke Kota Langsa untuk memfasilitasi agar kegiatan sosialisasi ini terlaksana dan nantinya akan terdaftar, sehingga akan jelas siapa pemiliknya,”ucapnya.

Dikatakan, selama ini proses pendaftaran agak sulit, apalagi Kota Langsa kota kecil yang jauh dari ibu kota, konon lagi berurusan ke Jakarta yang membutuhkan waktu dan birokrasi yang berbelit-belit.

Sementara itu, Kasubdit Pengelolaan HKI Direktorat Fasilitasi HKI Kementerian Hukum dan HAM, Immanuel Rano H Rohi, mengatakan, kegiatan ini merupakan program prioritas yang harus dilaksanakan oleh Bekraf.

Dikatakan, kegiatan ini salah satu program prioritas yang ada di Bekraf kususnya di unit kerja Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi. Tahun ini pihaknya diberi target untuk memfasilitasi 2.500 pendaftaran HKI di 30 kota di Indonesia, untuk melaksanakan itu pihaknya menggandeng dua Universitas yaitu UNS Solo dan UPN Yogyakarta.

“Kerjasama dengan 2 Universitas ini kami lakukan di 16 Kota, dengan UPN 8 Kota dan UNS 8, dan Kota Langsa kota terakhir yang kami fasilitasi,”ujarnya.

Dalam laporannya, Ketua panitia pelaksana Ir. Ari Wijayani, M.P, menyebutkan, kegiatan ini diikuti oleh 150 orang pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Kota Langsa. Peserta nantinya akan mendapatkan pemahaman mengenai apa yang dimaksud HKI, pentingnya HKI dan manfaatnya bagi para pelaku ekonomi kreatif.

Menurutnya, banyak sekali manfaatnya, salah satunya adalah untuk branding dari produk bapak ibu semuanya. Pihaknya telah menghadirkan para pakar yang kompeten untuk mengupas hingga tuntas mengenai HKI sampai dengan proses pendaftarannya.

Leave a Reply